Sabtu, 16 Agustus 2014

Tentang Sebuah Rindu

Pernahkah terbersit dalam hati dan benakmu
Tentang sebuah kerinduan pada hatiku?
Pernahkah kau rindukan cinta seperti cintaku yang dulu?
Tentang cinta yang tak pernah peduli pada cemooh orang lain?
Tentang cinta yang selalu bisa memaafkan?
Tentang cinta yang penuh dengan ujian kesetiaan?
Tentang cinta yang tak pernah melihat siapa aku dan siapa kamu di mata orang lain?
Namun cinta kita selalu bertumbuh setiap waktu
Cinta kita membuat kita selalu ingin saling bertahan dalam badai
Saat aku lemah dan menyerah, kau kuatkanku dengan inginmu bertahan
Saat kau meragu, aku selalu yakinkanmu tuk percaya;
Bahwa hati ini sepenuhnya milikmu

Namun, kini sudah tak ada lagi jalan tuk kita kembali pada satu titik rasa yang sama.
Kini aku tak mampu meyakini tentang hatimu untukku lagi
Meski kusadari, hatiku masih teramat sulit untuk berganti rasa

Jakarta, 16 Agustus 2014

Selasa, 05 Agustus 2014

Mentari Pagi

Dialah mentari pagi yang kusapa sebelum kumulai mengayuh otak
Dialah mentari pagi yang selalu ingin kutatap dalam-dalam
Manakala mata ini terbuka dari tidur yang lelap
Dialah mentari pagi yang selalu memicu jantungku tetap berdetak
Tuk bisa bertemu dengannya kembali
Dialah mentari pagi
Yang terbit di ujung timur sana
Tempat kugantung sebuah harap dan impian

Sleman Yogyakarta, 4 Agustus 2014

Senin, 07 Juli 2014

Dalam Ingatan

Saat rindu datang
Ingin kuhirup dalam-dalam
Aroma ombak yang berlarian
Ingin kusimpan dalam ingatan
Bagaimana laut memanjakan mata

Saat rindu datang
Kucari aromamu yang masih tertinggal
Kugali kembali semua ingatan
Hanya dalam ingatan
Sebab baju terakhir yang kau peluk pun
Telah berganti aroma sabun cuci

Masih puisiku untukmu #myhope
#captain
28 Juni 2014

Minggu, 06 Juli 2014

Gadis Hujan

Lihatlah gadis yang menari dalam hujan itu
Ia terus tengadah membiarkan air matanya luluh bersama derasnya air
Lihatlah gadis yang menari dalam hujan itu
Ia terus berlari megejar rintik hujan
Lihatlah gadis yang menari dalam hujan itu
Ia sibuk menyeka jalanan dari genangan air yang  berusaha menghapus jejak kenangannya
Lihatlah gadis yang menari dalam hujan itu
Ia terus menatap langit sambil berdoa akan hadirnya pelangi
Lihatlah gadis yang menari dalam hujan itu
Ia tak pedulikan dingin menusuk persendiannya
Lihatlah gadis yang menari dalam hujan itu
Ia memasrahkan diri dalam amukan deras hujan

Jakarta, 06 Juli 2014

Hampa

Aku diam, menghening
Aku sunyi, membisu
Mencoba membenamkan rindu
Tapi tak mampu
Kau tahu?
Masih ada kecup
Masih ada peluk
Yang tersisa dalam bayang

Aku diam
Aku sunyi
Hampa menghampiri setiap detik
Namun tak pernah ingin pergi
Aku diam
Aku sunyi
Biarkan saja
Tak ingin kupergi
Meninggalkan janji pada hatimu
Hingga takdir kedua berpihak pada hatiku
Selamanya

Jakarta, 6 Juli 2014

Kamis, 26 Juni 2014

Ombak di Lautmu

Menghirup aroma laut
Menyentuhnya tanpa ragu
Sentuhlah ombak di lautmu
Kini ku ada di laut yang sama denganmu
Sentuhlah ombak di lautmu
Kukirimkan rindu-rinduku pada lautmu
Sentuhlah ombak di lautmu
Rasakan hatiku yang mengalir di dalamnya
Sentuhlah ombak di lautmu
Yang mereka bilang penuh liku
Sentuhlah ombak di lautmu
Yang bagiku inilah hidup
Ada naik ada turun
Ada tawa ada duka
Ada kehadiran ada kepergian
Sentuhlah ombak di lautmu!!
Lihatlah betapa aku ingin bersatu!!
Betapa aku ingin kau tahu!!
Ada hatiku yang terus merindumu kembali
Sentuhlah ombak di lautmu
Laut Jawa tempat kumenumpahkan rindu jiwaku padamu

*masih puisi tentang kamu #myhope Laut Jawa, 26 Juni 2014

Bumi pun Lelah

Lihatlah pada satu titik Langit yang semula abu-abu perlahan membiru Pagi tak lagi menyuguhkan aroma asap knalpot Sisi-sisi jalan mulai...