Rabu, 06 Februari 2013

Malam


Bagaimana kabar malam?
Masihkah ia rindukan sinar bulan dan kerlip bintang?
Sedang aku begitu kesepian berkawan awan hitam
Mencoba menyentuh hati Tuhan dengan doa
Memanjatkan harap tentang hari esok
“Tuhan
Jangan biarkan  langitku abu-abu apalagi hitam
Aku rindu warna dan tawa
Malam yang sepi ini
Adalah penutup pagi yang panjang
Aku letih menikmati rindu ini sendiri

Jakarta, 11 Januari 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bumi pun Lelah

Lihatlah pada satu titik Langit yang semula abu-abu perlahan membiru Pagi tak lagi menyuguhkan aroma asap knalpot Sisi-sisi jalan mulai...