Rabu, 06 Februari 2013

Puisi Sandal Kumal

Leukemia, Berdamailah
By: Rara Sarasva

Berhentilah sejenak
Beri sedikit kesempatan untuk mengecup mawarku
Dia masih jauh di ujung timur sana
Berpeluh menahan aksi pemberontakan

Berhentilah melahap sel-sel darah merahku
Beri sedikit waktu untukku berbagi tawa dengan anak-anak Rambo
Menyanyikan puji-pujian untuk Tuhan
Di antara bisingnya teriakan kondektur terminal Rambutan

Berhentilah sebentar dalam angka normalmu per mikroliter
Bukan untuk beringkar pada dosa
Hanya seutas pesan yang hendak kusampaikan
Hanya berbagi kasih yang Tuhan titipkan

Berhentilah menyusup jauh ke dalam sum-sum tulang belakangku
Kita sedikit melakukan jeda untuk bekerja
Duduk dan diamlah, sebentar saja
Halau fonis lelaki berjas putih itu tentang hari esok yang mungkin tak ada

26 Agustus 2012

*Salah satu puisi dalam Buku Antologi Puisi Sandal Kumal. Dapat anda beli dengan sms ke 082326116922

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bumi pun Lelah

Lihatlah pada satu titik Langit yang semula abu-abu perlahan membiru Pagi tak lagi menyuguhkan aroma asap knalpot Sisi-sisi jalan mulai...